Saturday, October 19, 2013

Khazanah Islam Seputar Al-Qur'an, Sejarah dan Sirah Para Sahabat ( Tahukah Anda? )

TAHUKAH ANDA?

• Untuk mempelajari semua hukum yang disebutkan di dalam surat Al Baqarah, shahabat Umar bin Al-Khaththab memerlukan waktu selama 12 tahun. Sementara Abdullah bin Umar bin Khaththab membutuhkan waktu selama 8 tahun. (Muqaddimah Tafsir Al Qurthubi)

• Sebagian ulama menyatakan bahwa di dalam surat Al Baqarah terdapat 1000 perintah, 1000 larangan, 1000 hukum, dan 1000 berita. (Tafsir Al Qurthubi)

• Di dalam Al Qur’an, surat Al Fatihah disebut sebagai Ummul Qur’an (induk Al Qur’an). Di dalam Sunnah Rasulullah, hadits Umar (innamal a’mal bin niyyat) disebut sebagai Ummus Sunnah (induk As Sunnah). (Al Mufhim karya Al Qurthubi)

• Ada 12 (dua belas) nama untuk surat Al Fatihah. (Tafsir Al Qurthubi)

• Satu-satunya surat di dalam Al Qur’an yang tidak disebutkan huruf Ra’ di dalamnya adalah surat Al Ikhlas. (Al Qawarir karya Ibnul Jauzi)

TAHUKAH ANDA?

• Al Khalil bin Ahmad adalah penemu dan peletak pertama ilmu ‘Aruudh (kaidah-kaidah syair Arab). Disebutkan bahwa beliau pernah berdoa kepada Allah agar diberi rezeki untuk menemukan ilmu yang belum pernah ditemukan sebelumnya. (Siyar A’lam Nubala)

• Begitu cintanya kepada Al ‘Asyrah (sepuluh shahabat yang dijamin surga dan disebutkan di dalam satu hadits), seorang ulama hadits bernama Al Hasan bin ‘Arafah menamakan kesepuluh anak laki-lakinya dengan nama mereka. Disebutkan juga bahwa Al Imam Ibnu Daqiqil Ied juga demikian. (Siyar A’lam Nubala)

• Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu adalah shahabat yang diberi umur panjang. Beliau meninggal dalam usia 100 tahun di Syam. Beliau juga meriwayatkan hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, “(Sebaik-baik hamba) adalah yang berumur panjang dan baik amalannya.” (Usudul Ghabah)

• Muhammad bin Maimun Abu Hamzah memiliki gelar As Sukkari (pedagang gula). Akan tetapi, gelar tersebut bukan karena beliau berprofesi sebagai pedagang gula. Gelar ini diberikan karena bahasa dan tutur kata beliau sangat manis. (Siyar A’lam Nubala)

Sumber: Majalah Qudwah edisi 8 vol. 1 1434 H/2013 M.

TAHUKAH ANDA?

• Maryam binti Imran adalah satu-satunya wanita yang namanya disebutkan di dalam Al Qur’an. Nama beliau disebutkan sebanyak 34 kali. (Musabaqah karya Usamah Banjar 2/17)

• Di dalam Al Qur’an ada enam nabi yang memiliki ayah seorang nabi pula. Ismail bin Ibrahim, Ishaq bin Ibrahim, Ya’qub bin Ishaq, Yusuf bin Ya’qub, Yahya bin Zakariya, dan Sulaiman bin Dawud. (Musabaqah karya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 1/24)

• Ada lima surat di dalam Al Qur’an yang dimulai dengan hamdalah: Al Fatihah, Al An’am, Al Kahfi, Fathir, dan Saba’. (Musabaqah karya Usamah Banjar 1/24)

• Ada delapan surat di dalam Al Qur’an yang seluruh ayat di tiap-tiap surat diakhiri dengan huruf yang sama. Al Ikhlas, Al Kautsar, An Naas, Al Qadar, Al Fiil, Al ‘Ashr, Al Lail, dan Al Bayyinah. (Musabaqahkarya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 2/11)

• Surat Al Mujadalah adalah satu-satunya surat di dalam Al Qur’an yang setiap ayatnya pasti disebutkan lafazh Jalalah (Allah) di dalamnya. (Musabaqah karya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 1/24)

• Tahukah anda? Satu-satunya surat di dalam Al Qur’an yang tidak terdapat huruf miim di dalamnya adalah surat Al Kautsar. (Musabaqah karya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 2/27)

• Ada tiga surat di dalam Al Qur’an yang tidak terdapat huruf kaaf di dalamnya adalah surat Quraisy, Al Falaq, dan Al ‘Ashr. (Musabaqahkarya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 2/27)

• Ayat yang paling panjang di dalam Al Qur’an adalah ayat 282 dari surat Al Baqarah.

• Kata paling panjang di dalam Al Qur’an ada di dalam surat Al Hijr ayat 22:

ﻓَﺄَﺳْﻘَﻴْﻨَﺎﻛُﻤُﻮﻩ

FA-ASQOINAAKUMUUHU (maknanya: lalu Kami beri minum kamu dengan air itu).

• Jumlah huruf muqatha’ah (terpisah sendiri-sendiri di awal-awal surat) ada 14 huruf. Semuanya terhimpun dalam kalimat: NASHSHUN HAKIIMUN QAATHI’UN LAHU SIRRUN. (Musabaqah karya Abu Muadz Usamah bin Yusuf Banjar 2/19)

Sumber: Majalah Qudwah edisi 7 vol. 1 1434 H/2013 M.

TAHUKAH ANDA?

• Pahlawan perang Badar yang terakhir meninggal dunia adalah Abul Yusr. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 159)

• Shahabat terakhir yang meninggal dunia dari kalangan Ahlul Aqabah adalah Jabir bin Abdillah bin Amr radhiyallahu ‘anhu. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 195)

• Shahabat terakhir yang meninggal dunia di Makkah adalah Abdullah bin Umar. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 195)

• Sa’ad bin Abi Waqqash adalah shahabat terakhir yang wafat, dari sepuluh shahabat yang diberi kabar gembira masuk surga. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 200)

• Shahabat terakhir yang meninggal dunia di Kufah adalah Abdullah bin Aufa. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 195)

• Shahabat terakhir yang meninggal dunia di Madinah adalah Sahl bin Sa’ad. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 195)

TAHUKAH ANDA?

• Tiga orang, sama-sama sepupu, dalam satu masa memiliki nama yang sama. Ketiganya memiliki tiga anak yang sama juga namanya, yaitu Muhammad. Ketiga orang itu juga memiliki ayah yang terhormat. Pertama, Ali bin Al Husain bin Ali bin Abi Thalib. Kedua, Ali bin Abdullah bin Abbas. Ketiga, Ali bin Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 200)

• Empat saudara kandung, jarak umur masing-masingnya sepuluh tahun. Mereka adalah putra-putra Abu Thalib. Thalib lebih tua 10 tahun dari Aqil. Aqil lebih tua 10 tahun dari Ja’far. Dan Ja’far lebih tua 10 tahun dari Ali. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 200)

TAHUKAH ANDA?

• Afra’ bintu Ubaid adalah seorang ibu yang berbahagia. Tujuh putranya termasuk dalam jajaran prajurit muslim dalam medan Badar. Menikah dengan Al Harits bin Rifa’ah, dan dikaruniai putra; Muadz dan Mu’awidz. Lalu menikah dengan Bukair dan dikaruniai empat putra; Iyas, Khalid, Aqil, dan Amir. Kemudian menikah kembali dengan Al Harits (suami pertama), dan dikaruniai seorang putra; Auf. Ketujuh putranya turut bertempur dalam perang Badar sebagai prajurit muslim. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. )

• Hindun bintu Utbah adalah seorang wanita yang mengalami momen ajaib. Dalam perang Badar, empat saudara laki-laki dan dua pamannya ikut terjun berlaga. Dua saudaranya; Abu Hudzaifah bin Utbah dan Mush’ab bin Umar (saudara seibu) serta seorang pamannya, Ma’mar bin Al Harits, mereka tergabung dalam barisan muslimin. Sementara dua saudaranya yang lain; Al Walid bin Utbah dan Abu Aziz, serta seorang paman; Syaibah bin Rabi’ah berada dalam barisan musyrikin. (Majmu’ Rasail Ibnul Jauzi rahimahullah hal. 200)


Sumber: Majalah Qudwah edisi 6 vol. 1 1434 H/2013 M via fadhlihsan.wordpress.com

No comments:

Post a Comment